Kendal dalam foto (1)
Pendopo Kabupaten Kendal

Warga Diminta Waspada Demam Berdarah (DB)

Senin, 19 November 2007 12:48 waktu Kendal
Kategori: Kesehatan di-posting oleh: Echo

KENDAL- Memasuki musim penghujan, warga di daerah Kendal diminta waspada terhadap serangan demam berdarah (DB). Serangan nyamuk aedes agypti itu diestimasi mengalami peningkatan, lantaran curah hujan yang turun seringkali diselingi cuaca panas. Selengkapnya »

33 Warga Kendal Positif HIV/AIDS

Sabtu, 14 April 2007 08:35 waktu Kendal
Kategori: Kesehatan di-posting oleh: Webmaster

KENDAL - Sedikitnya 33 orang di Kendal sudah positif mengidap HIV/ AIDS. Sedang 88 orang lainnya yang berisiko belum teridentifikasi. Oleh sebab itu keberadaan virus berbahaya tersebut cukup meresahkan. Selengkapnya »

Dalam 3 bulan, 196 Terserang DB, 6 Meninggal

Senin, 2 April 2007 15:11 waktu Kendal
Kategori: Kesehatan di-posting oleh: Webmaster

KENDAL - Dari awal Januari sampai akhir Maret, sedikitnya sudah tercacat 196 orang positif terjangkit demam berdarah (DB), enam di antaranya meninggal dunia setelah mendapat perawatan di rumah sakit. Selengkapnya »

Dua Balita Meninggal akibat DB

Rabu, 7 Maret 2007 10:55 waktu Kendal
Kategori: Berita Kendal, Kesehatan di-posting oleh: Webmaster

KENDAL - Dua balita yang dirawat di RSUD Dr H Soewondo meninggal akibat demam berdarah pada bulan lalu. Mereka adalah Zahra (2,5) warga Perum Kaliwungu Indah dan Manda (3) Penyungkringan Weleri. Petugas rekam medik Yoyok Sulistiyo mengatakan kedua pasien itu meninggal beberapa jam setelah dibawa orang tuanya ke rumah sakit. Selengkapnya »

RS Dilarang Tolak Pasien Askeskin

Jumat, 23 Februari 2007 16:11 waktu Kendal
Kategori: Berita Kendal, Kesehatan di-posting oleh: Webmaster

KENDAL - Rumah sakit tidak diperbolehkan menolak pasien yang menggunakan Program Asuransi Kesehatan Masyarakat Miskin (Askeskin). Jika ruang perawatan telah penuh, pasien harus dirujuk ke Puskesmas yang memberi pelayanan rawat inap. Hal tersebut disampaikan oleh anggota Komisi C DPRD Kendal, H Yusuf Darmawan, Kamis (22/2) kemarin, terkait dengan informasi bahwa RS Soewondo Kendal menolak pasien Askeskin. Selengkapnya »

Kendal Sering Terjadi Kejadian Luar Biasa(KLB) Campak

Selasa, 20 Februari 2007 11:23 waktu Kendal
Kategori: Kesehatan di-posting oleh: Webmaster

TUGU MUDA - Sembilan kabupaten di Jateng yakni, Brebes, Jepara, Grobogan, Kendal, Klaten, Purworejo, Semarang, Sukoharjo, dan Temanggung, masuk daerah kantong, yang sering terjadi Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit campak. Lebih dari 1.056 kasus campak pada balita, sebagian besar ditemukan di sembilan kabupaten itu pada tahun 2006.

’’Jumlah ini menurun ketimbang tahun 2005 yang mencapai 5.345 kasus, dengan kematian empat anak di Jateng,’’ jelas Wakil Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng, dr Endang Agustiar MKes, didampingi Kasubdin Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit, dr Lily Herawati MKes, Senin (19/2). Selengkapnya »

Empat Penderita Demam Berdarah Meninggal

Senin, 3 April 2006 15:17 waktu Kendal
Kategori: Kesehatan di-posting oleh: Webmaster

Awas DBKENDAL - Dalam waktu satu bulan (Maret), empat penderita demam berdarah (DB) di Kendal meninggal dunia. Yaitu, Windi (10), putri Surahman to, warga Dusun Pujirejo RT 1 RW 4 Desa Blorok, Kecamatan Brangsong. Ia meninggal ketika dirawat di RSUP Dr Kariadi Semarang, Sabtu (4/3) pukul 23.00.

Rivani Tri D (1), putri Darji, warga Dusun Pagersari RT 2 RW 1 Desa Penaruban, Kecamatan Weleri itu, meninggal di rumah sakit Roemani Semarang, Jumat (17/3).

Bayu Aji (6), putra Teguh, warga Dusun Gadukan RT 5 RW 1 Desa Kutoharjo, Kecamatan Kaliwungu, meninggal di RSUP Dr Kariadi, Jumat (24/3), serta Pramesti HP (5), putri Asep Supriyatna, warga Wiromenggalan 2 RT 7 RW 2 Kelurahan Petukangan, Kendal Kota, meninggal di RSUP Dr Kariadi Selasa (28/3) pukul 17.00.

”Pada Maret jumlah penderita DB tercatat 38 orang. Empat penderita di antaranya meninggal dunia,” kata Kepala DKK dokter Kadar Suyanto melalui Kasi Pemberantasan penyakit Bersumber Binatang (P2B2) Hadi Suryanto, kemarin.

Serangan DB dapat diakibatkan oleh gigitan dua spesies nyamuk. Yaitu, aedes aegypti yang menggigit di dalam rumah pada pagi dan sore hari, dan aedes albopictus, umumnya menggigit di luar rumah.(G15-37)

Sumber: Suara Merdeka

Antisipasi virus flu burung, Dinas Peternakan semprot pasar dan pemotongan unggas

Jumat, 17 Maret 2006 17:35 waktu Kendal
Kategori: Kesehatan di-posting oleh: Webmaster

KENDAL - Untuk mengantisipasi penyebaran virus flu burung (avian influenza/AI) di Kabupaten Kendal, Dinas Peternakan (Disnak) setempat telah menyiapkan 85 set anigen rapid. Alat tersebut digunakan untuk mendeteksi virus AI dalam unggas secara cepat. “Kami telah menyiapkan 85 set anigen rapid untuk menguji AI secara cepat. Perangkat deteksi cepat tersebut merupakan bantuan dari pemerintah pusat, dalam rangka mengantisipasi penyebaran kasus AI,” ujar Kepala Disnak Kendal Drh Kumaedi, kemarin. Selengkapnya »

Flu Burung Masih Mengancam

Selasa, 14 Maret 2006 20:23 waktu Kendal
Kategori: Warga Berbicara, Kesehatan di-posting oleh: Webmaster

Suspect Flu Burung
Joko Suprayoga
Jl Raya Sapen 99 Sukorejo, Kendal

Kasus flu burung masih berlanjut dan Jateng termasuk yang harus siaga setelah ditemukan penularan pada manusia. Saat ini jumlah ternak unggas di Jateng tercatat 110 juta ekor terdiri 60 juta ekor ayam broiler, 35 juta ayam buras, 11 juta ayam petelur dan 4 juta burung puyuh. Selengkapnya »

Dinas Peternakan Bentuk Tim Pemantau Flu Burung

Rabu, 1 Maret 2006 20:32 waktu Kendal
Kategori: Kesehatan di-posting oleh: Webmaster

Suspect Flu BurungKENDAL - Dinas Peternakan Pemkab Kendal membentuk tim yang bertugas untuk memantau dan mengecek lebih awal keberadaan supsect flu burung yang menjangkiti unggas di daerahnya. Tim tersebut beranggotakan 61 tenaga teknis Dinas Peternakan. Selengkapnya »


Berita Selanjutnya »