
Stadion Olahraga Kendal di kejauhan
Skip to search - Accesskey = s
Apple Desktop Notebook Server Digital Printing 3D Modeler PDA Digital Camera MP3 /MP4 Memory Printer Speaker Handphone Motherboard LCD Monitor UPS Software Modem Paper Shredder Bags Projector Digital Microscope NOKIA O2 SONY ERICSSON SAMSUNG MOTOROLA GIGABYTE TREO HP IPAQ BLACKBERRY BENQ DOPOD H T C E-TEN QOOL I-MOBILE DMOBO AUDIOVOX COOLPAD CDMA CDMA PDA Phone CDMA & GSM (Dual Mode) APPLE IPOD ARCHOS Multimedia AMOOBA TABLET PC Sarung Sennheiser Headphone Bluetooth I.TECH Bluetooth Memory Card Baterai Keyboard Screen Protector Stylus Cable & Charger Card Reader Casing Crystal Case Infrared Nomor Perdana
Sejak 19 Januari 2006
Terdapat 515 berita dan 1,689 komentar, dalam 17 kategori.
Dilihat: 186873 kali
Pengunjung: 25897 orang
Dilihat Hari ini: 249 kali
Dilihat Anda: 14 kali
Dilihat Anda hari ini: 10 kali

KENDAL - Dua bocah tenggelam tadi sore saat mandi di Bendungan Timbang, Desa Bumiayu, Kecamatan Weleri. Dua bocah nahas itu adalah Ardiyanto (16) dan Riswiyanto (16) keduanya warga Dukuh Kendayaan, Desa Penyangkringan RT 01/II, Kecamatan Weleri.
Keduanya tenggelam saat mandi di bendungan sekitar pukul 16.00 WIB. Hingga berita ini diturunkan, kedua korban yang masih memiliki hubungan kerabat ini belum ditemukan. Petugas dari Polsek dan Koramil Weleri sudah turun ke lokasi melakukan pencarian bersama warga setempat.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, peristiwa itu bermula ketika kedua mencari rumput untuk pakan ternak di dekat bendungan berkedalaman sekitar 6 meter. Usai mencari rumput, keduanya bermaksud melepas lelah dengan cara mandi di bendugan. Saat kejadian, hujan di sekitar lokasi tidak terlalu deras. Hujan deras justru terjadi di daerah hulu bendungan.
Saat asyik mandi, tiba-tiba air kiriman dari daerah atas datang dengan cepat. Gulungan air seperti air bah menerjang tubuh dua bocah ini. Keduanya tak mampu menyelamatkan diri dan terbawa arus. Orang tua korban yang curiga anaknya tidak pulang segera melakukan pencarian bersama warga. Namun karena arus air di bendungan masih sangat deras, warga tidak berani menyelam.
Sekdes Penyangkringan Sudaryadi ketika dikonfirmasi membenarkan musibah yang menimpa warganya. Pihaknya sudah mengerahkan warga sekitar untuk melakukan pencarian. Namun karena arus air di bendungan masih sangat deras, warga tidak berani menyelam mencari korban. Pihaknya akan segera minta bantuan tim SAR untuk melakukan pencarian.
“Kami akan segera hubungi tim SAR agar pencarian lebih mudah. Saat ini warga masih terus melakukan pencarian,” tukasnya, Rabu (5/3/2008).
Sementara itu Kepala Badan Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpol dan Linmas) FX Edy Prapto Trenggono ketika dikonfirmasi mengaku baru saja informasi itu. Edy mengaku siap menerjunkan tim SAR Bahurekso jika diperlukan untuk melakukan pencarian terhadap korban.
“Besok, tim SAR siap diterjunkan untuk membantu mencari keberadaan korban,” tukasnya singkat. (Zaenal Alimin/Sindo/fit)
Sumber : okezone.com
Anda bisa menulis komentar