
Patung Kuda di Pendopo Kabupaten Kendal
Skip to search - Accesskey = s
Apple Desktop Notebook Server Digital Printing 3D Modeler PDA Digital Camera MP3 /MP4 Memory Printer Speaker Handphone Motherboard LCD Monitor UPS Software Modem Paper Shredder Bags Projector Digital Microscope NOKIA O2 SONY ERICSSON SAMSUNG MOTOROLA GIGABYTE TREO HP IPAQ BLACKBERRY BENQ DOPOD H T C E-TEN QOOL I-MOBILE DMOBO AUDIOVOX COOLPAD CDMA CDMA PDA Phone CDMA & GSM (Dual Mode) APPLE IPOD ARCHOS Multimedia AMOOBA TABLET PC Sarung Sennheiser Headphone Bluetooth I.TECH Bluetooth Memory Card Baterai Keyboard Screen Protector Stylus Cable & Charger Card Reader Casing Crystal Case Infrared Nomor Perdana
Sejak 19 Januari 2006
Terdapat 525 berita dan 1,782 komentar, dalam 17 kategori.
Dilihat: 259212 kali
Pengunjung: 35673 orang
Dilihat Hari ini: 3 kali
Dilihat Anda: 75 kali
Dilihat Anda hari ini: 1 kali

KENDAL - Setidaknya empat kapal nelayan Gempolsewu, Kecamatan Rowosari rusak karena menabrak karang di Laut Jawa. Akibat kejadian itu, satu nelayan mengalami luka parah karena tergencet kapal.
Musibah tersebut terjadi ketika sejumlah nelayan Gempolsewu hendak berlayar. Kapal Merpati menabrak karang ketika baru saja keluar dari muara Kali Kuto.
Saat berjalan sekitar 200 meter dari muara, tiba-tiba datang ombak setinggi dua meter. Terjangan ombak yang cukup tinggi menyebabkan keseimbangan kapal goyah. Kapal menerjang karang dan pecah.
Salah satu nelayan, Soleman (35), warga Dukuh Sigentong, Desa Gempolsewu, Kecamatan Rowosari mengalami luka ketika hendak mendorong perahu justru terjepit. Dua nelayan lain, Nurali (37) dan Kisnanto selamat (34).
Menurut Nurali, nakhoda kapal, kapal yang dibawa hendak melaut pagi hari. Namun baru keluar dari muara Kali Kuto, gelombang setinggi dua meter menghantam kapalnya. Awalnya mesin Kapal Merpati putus dan kapal kehilangan kendali.
Lantas kapal terseret mendekati karang. Korban Soleman mencoba mengarahkan kapal agar tidak menabrak karang. “Tapi tubuhnya malah terhempas ombak dan tergencet kapal,” ujarnya, kemarin.
Sumber : Wawasan Digital
Anda bisa menulis komentar