
Stadion Olahraga Kendal tampak depan
Skip to search - Accesskey = s
Apple Desktop Notebook Server Digital Printing 3D Modeler PDA Digital Camera MP3 /MP4 Memory Printer Speaker Handphone Motherboard LCD Monitor UPS Software Modem Paper Shredder Bags Projector Digital Microscope NOKIA O2 SONY ERICSSON SAMSUNG MOTOROLA GIGABYTE TREO HP IPAQ BLACKBERRY BENQ DOPOD H T C E-TEN QOOL I-MOBILE DMOBO AUDIOVOX COOLPAD CDMA CDMA PDA Phone CDMA & GSM (Dual Mode) APPLE IPOD ARCHOS Multimedia AMOOBA TABLET PC Sarung Sennheiser Headphone Bluetooth I.TECH Bluetooth Memory Card Baterai Keyboard Screen Protector Stylus Cable & Charger Card Reader Casing Crystal Case Infrared Nomor Perdana
Sejak 19 Januari 2006
Terdapat 525 berita dan 1,782 komentar, dalam 17 kategori.
Dilihat: 259215 kali
Pengunjung: 35673 orang
Dilihat Hari ini: 6 kali
Dilihat Anda: 76 kali
Dilihat Anda hari ini: 2 kali

KENDAL - Rehab 79 gedung Sekolah Dasar (SD) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI) dari dana alokasi khusus (DAK) senilai Rp 17,6 miliar terancam molor. Pasalnya dalam inspeksi mendadak (sidak) Komisi D DPRD Kendal di Weleri, Kaliwungu, Gemuh, dan Patebon, diketahui rehab gedung SD dan MI itu baru mencapai 80 persen.
Menurut anggota Komisi D Yusuf Darmawan, rehab gedung SD dan MI saat ini masih terus dikerjakan. Mayoritas rehab gedung sudah memasuki tahap akhir. Antara lain pemasangan genteng dan keramik. Sedangkan pemasangan batu bata, kusen, dan lainnya sudah selesai dikerjakan.
Pihaknya berharap pada akhir tahun semua rehab sudah selesai dikerjakan. “Berdasarkan sidak itu, rehab SD dan MI sudah mencapai 80%. Kita berharap akhir tahun sudah selesai semua,” ujarnya, kemarin.
Yusuf mengaku jika rehab tidak bisa dikerjakan tepat waktu yang dirugikan para siswa. Selama gedung direhab, para siswa terpaksa belajar menumpang di masjid, madrasah lain. Bahkan ada juga yang di rumah warga. Pihaknya berharap rehab gedung sekolah dapat selesai sebelum pergantian tahun.
Wakadinas Pendidikan dan Kebudayaan Anton Taufan ketika dikonfirmasi enggan menjelaskan masalah itu. Namun menurut Plt Kabag TU Gunarto Agung Winarno, rehab gedung SD dan MI tahun depan lebih banyak dibandingkan tahun ini. Dana yang akan dikucurkan sebesar Rp 28 miliar. Dana sebanyak itu akan dipakai merehab sekitar 100- an gedung SD dan MI yang sudah rusak. “Pertimbangaan untuk merehab berdasarkan rekomendasi dari Badan Pengelola Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Jadi kita hanya terima beres saja,” jelasnya.
Sumber : Wawasan Digital
Anda bisa menulis komentar