
Menara Masjid Agung Kendal di waktu malam
Skip to search - Accesskey = s
Apple Desktop Notebook Server Digital Printing 3D Modeler PDA Digital Camera MP3 /MP4 Memory Printer Speaker Handphone Motherboard LCD Monitor UPS Software Modem Paper Shredder Bags Projector Digital Microscope NOKIA O2 SONY ERICSSON SAMSUNG MOTOROLA GIGABYTE TREO HP IPAQ BLACKBERRY BENQ DOPOD H T C E-TEN QOOL I-MOBILE DMOBO AUDIOVOX COOLPAD CDMA CDMA PDA Phone CDMA & GSM (Dual Mode) APPLE IPOD ARCHOS Multimedia AMOOBA TABLET PC Sarung Sennheiser Headphone Bluetooth I.TECH Bluetooth Memory Card Baterai Keyboard Screen Protector Stylus Cable & Charger Card Reader Casing Crystal Case Infrared Nomor Perdana
Sejak 19 Januari 2006
Terdapat 525 berita dan 1,782 komentar, dalam 17 kategori.
Dilihat: 259222 kali
Pengunjung: 35674 orang
Dilihat Hari ini: 13 kali
Dilihat Anda: 79 kali
Dilihat Anda hari ini: 5 kali

KENDAL - Nasib sial dialami pelaku pencurian kabel tower di Dukuh Ngrajut, Desa Sambongsari, Kecamatan Weleri. Pelaku yang bermaksud mencuri kabel arder tower tersebut ditemukan tewas tenggelam di Kali Kuto Desa Karanganom, Kecamatan Weleri, sekitar pukul 09.15 WIB, Selasa (25/12) kemarin.
Saat mayat ditemukan sudah membeku dan hidungnya mengeluarkan darah. Pelaku hanya mengenakan celana pendek kolor warna putih dan kaos hitam. Umur-nya diperkirakan sekitar 30 tahun, tinggi 175 cm, dan badannya dipenuhi tato. Saat ini mayat tersebut masih berada di kamar mayat Puskesmas Rowosari II Kendal. Pelaku dipastikan bukan warga setempat, karena saat diumumkan tidak ada satu pun warga yang mengenalinya.
Menurut sumber Wawasan, peristiwa tersebut terjadi Minggu (23/12) malam. Pelaku mendatangi tower yang terletak di pematang sawah. Setelah mematikan listrik, pelaku langsung memotong kabel arder tower yang berwarna kuning. Namun tak lama kemudian Slamet (40) warga yang dipasrahi menjaga tower datang untuk menyalakan lampu.
Melihat ada seorang yang yang mencurigakan, Slamet langsung meneriaki maling. Sontak pelaku lari terbirit-bi-rit ke arah sungai. Lagi-lagi kesialan menimpa pelaku, saat hendak menyebrang pelaku terpeleset dan tergulung arus sungai yang sangat deras. Karena diduga tidak bisa berenang, pelaku tewas tenggelam. Jenazah pelaku ditemukan mengapung sekitar 50 meter dari tempat ia terjatuh.
Penjaga tower Slamet mengatakan, menara tersebut baru enam bulan ini beroperasi. Untuk keamanan, memang diserahkan pada Slamet yang tinggal 100 meter dari tower tersebut.
Kapolsek Weleri AKP Suratman menjelaskan, pelaku menjalankan aksinya Minggu (23/12) sekitar pukul 18.30 WIB. Pelaku memanfaatkan waktu salat Maghrib karena penjaganya sedang pulang ke rumahnya. “Saat penjaga tower kembali, pelaku kepergok sedang memotong kabel di bawah tower,” ujar Suratman.
Sumber : Wawasan Digital
Selasa, 12 Februari 2008 11:39 WIB
seharusnya di towernya pada malam hari diberi alarm/ penjagaan ketat? atua pasang kamera/ sisi kamera gitu lho!~!!!!
Selasa, 12 Februari 2008 11:37 WIB
ADA SEMUT ADA GULA.
HABIS MENIKMATI EH BESOKNYA KOK GAK ADA