Kendal dalam foto (5)
Menara Masjid Agung Kendal di waktu malam

Cari Burung, Tewas Kesetrum Listrik Lampu Terminal

Rabu, 26 Desember 2007 20:10 waktu Kendal
Kategori: Berita Kendal oleh Cah Ngilir

KENDAL - Maksud hati ingin bermain sambil mencari burung, namun nasib nahas yang dialaminya. Ardiyanto (10), warga Dukuh Pandaksari, Desa Caruban RT 06 RW 04, Kecamatan Ringinarum tewas terpanggang, karena tersengat listrik di depan terminal.

Temannya, Amirul Ghofirin (10) meski tertolong nyawanya, namun korban mengalami luka parah di sebagian tubuhnya. Sehingga harus dirawat secara intensif di Puskesmas Rowosari II Kendal.

Saat ditemui di Puskesmas Rowosari II, Amirul yang masih menjalani perawatan intensif itu mengaku, bersama Ardiyanto dan enam temannya bermaksud memanfaatkan libur sekolah dengan mencari burung menggunakan senapan angin di kompleks Terminal Bahurekso.

Enam teman lainnya, yakni Mustain, Asep, Khairi, Yuli, Haryanto, dan Pulung.

Musibah terjadi saat Ardiyanto dan Amirul yang terpisah dari enam temannya. Mereka bermain-main sendiri di halaman terminal yang mangkrak dan belum difungsikan, setelah dibangun tahun 2003 lalu itu.

Menurut Amirul, saat itu dirinya tak sengaja memegang tiang lampu taman yang sudah tidak ada bola lampunya. ternyata tiang lampu itu masih teraliri listrik sehingga dirinya tersengat.

Ardiyanto yang mencoba menolong, justru terpeleset dan terjatuh dengan posisi punggung tersandar di tiang tersebut. Akibatnya, Ardiyanto menderita luka bakar yang cukup parah di bagian punggungnya akibat aliran listrik tersebut. Sementara Amirul yang terpental berhasil selamat. Namun keduanya pingsan sekitar 10 menit sebelum di tolong oleh beberapa orang yang lewat di depan terminal tersebut.

“Saya tidak tau kalau tiang itu ada setrumnya,” ujarnya sambil menangis.

Ibu Amirul, Siti Romlah (37), mengaku anaknya berangkat dari rumah sekitar pukul 07.00 WIB berjalan kaki.

Setelah berhasil ditolong, keduanya lalu dilarikan ke Puskesmas Rowosari II, sekitar 300 meter dari TKP. Amirul selamat dan hanya mengalami luka bakar di telapak tangannya. Sedangkan Ardiyanto yang mengalami luka bakar cukup parah di punggung, meninggal sesaat setelah dirawat di puskesmas tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Kendal, Affandi, selaku pengelola terminal belum berhasil dikonfirmasi. “Saya masih sibuk mempersiapkan Porkab Kendal, belum bisa memberi jawaban. Akan saya cek dulu informasinya, ” ujar Affandi singkat saat dihubungi melalui telepon.

Sedangkan sejumlah pegawai Kantor Tata Kota dan Pertamanan (KTPK) Kendal kemarin, terlihat membongkar lampu taman tersebut. “Kita hanya membongkar untuk mengantisipasi agar tidak terjadi kejadian kedua kali. Ternyata memang banyak instalasi sambungan- sambungan kabel di bawah tanah yang rusak,” ujar seorang petugas.

Sumber : Wawasan Digital

Ada 1 komentar.

» Tulis Komentar Anda. Klik disini.

Langganan semua komentar dengan RSS atau TrackBack.

  1. Adi eko saputra menulis,

    Kamis, 24 Januari 2008 21:19 WIB

    Sbg warga kendal yang ada diperantauan, web ini bisa buat obat rindu kampung halaman,

Anda bisa menulis komentar