
Stadion Olahraga Kendal di kejauhan
Skip to search - Accesskey = s
Apple Desktop Notebook Server Digital Printing 3D Modeler PDA Digital Camera MP3 /MP4 Memory Printer Speaker Handphone Motherboard LCD Monitor UPS Software Modem Paper Shredder Bags Projector Digital Microscope NOKIA O2 SONY ERICSSON SAMSUNG MOTOROLA GIGABYTE TREO HP IPAQ BLACKBERRY BENQ DOPOD H T C E-TEN QOOL I-MOBILE DMOBO AUDIOVOX COOLPAD CDMA CDMA PDA Phone CDMA & GSM (Dual Mode) APPLE IPOD ARCHOS Multimedia AMOOBA TABLET PC Sarung Sennheiser Headphone Bluetooth I.TECH Bluetooth Memory Card Baterai Keyboard Screen Protector Stylus Cable & Charger Card Reader Casing Crystal Case Infrared Nomor Perdana
Sejak 19 Januari 2006
Terdapat 525 berita dan 1,782 komentar, dalam 17 kategori.
Dilihat: 259170 kali
Pengunjung: 35672 orang
Dilihat Hari ini: 0 kali
Dilihat Anda: 61 kali
Dilihat Anda hari ini: 0 kali

KENDAL- Para orang tua, terutama kaum ibu hendaknya tidak melarang anak melakukan ekplorasi. Misalnya, bermain dan bersosialisasi dengan teman-temannya. Orang tua harus berani memberikan kepercayaan kepada anak sebelum memberikan perintah.
“Berikan kepercayaan kepada anak melalui sebuah komunikasi yang baik,” kata Kepala Play Group Islam terpadu (PGIT) Robanni Kendal Indah Sulistyowati AMd, saat menjadi narasumber dialog memperingati Hari Ibu di Aula Kantor Nakerstrans, kemarin.
Dia mencontohkan, saat mengingatkan anak agar melaksanakan shalat lima waktu, ibu bisa mengatakan “Ibu percaya, kamu (si-anak) sudah bisa mengatur waktu sendiri. Kapan saatnya kamu belajar, kapan menunaikan ibadah shalat tepat waktu, dan kapan bermain. Sekarang sudang hampir pukul 14.00, mengapa belum juga menunaikan shalat dzuhur.”
Kegiatan menyambut Hari Ibu yang digelar Pos Wanita Keadilan Kendal bertajuk “Ibu, Engkau, Guru, dan Pertama Anak-anakmu” tersebut diikuti kader wanita DPD PKS dari Kecamatan Kendal, Pegandon, dan Patebon. Dialog dimoderatori Hikmah Fitriah Purbandari SPd. Acara serupa juga digelar dalam waktu yang berbeda di sejumlah daerah pemilihan (DP) di Kendal, seperti Cepiring, Kaliwungu, dan Plantungan.
Hindari Marah
“Yang dimaksud dengan komunikasi yang baik antara lain orang tua harus mengetahui kapan saatnya mengajak anak berkomukasi. Hindari memberikan masukan kepada anak dengan dibarengi amarah,” papar Indah.
Sebab, sebagian besar usulan ibu yang disampaikan akan sulit diterima anak. “Ketika itu kejiwaan atau emosi anak sedang labil. Anak sulit untuk menerima masukan lewat telinga atau menelaah inti pesan yang disampaikan ibu. Maka, jangan salahkan anak jika kemudian waktu akan melanggar nasihat itu.”
Memberikan nasihat, tutur Indah, sebaiknya diberikan saat orang tua dalam kondisi tenang dan tidak marah. “Di samping itu, juga diperlukan strategi, bahasa komunikasi yang baik untuk menyalurkan nasihat. Anak yang sejak dini diberikan kepercayaan berkreasi, akan memiliki kreativitas lebih baik.”
Hal itu akan sangat bermanfaat bagi si anak ketika dewasa nanti. Anak yang kreatif tidak akan mudah putus asa. Misalnya, saat dewasa di mana persaingan dunia kerja sulit, maka si anak diharapkan mempunyai kreativitas atau gagasan untuk menciptakan lapangan kerja sendiri.
Sumber : Suara Merdeka
Anda bisa menulis komentar