
Patung Kuda di Pendopo Kabupaten Kendal
Skip to search - Accesskey = s
Apple Desktop Notebook Server Digital Printing 3D Modeler PDA Digital Camera MP3 /MP4 Memory Printer Speaker Handphone Motherboard LCD Monitor UPS Software Modem Paper Shredder Bags Projector Digital Microscope NOKIA O2 SONY ERICSSON SAMSUNG MOTOROLA GIGABYTE TREO HP IPAQ BLACKBERRY BENQ DOPOD H T C E-TEN QOOL I-MOBILE DMOBO AUDIOVOX COOLPAD CDMA CDMA PDA Phone CDMA & GSM (Dual Mode) APPLE IPOD ARCHOS Multimedia AMOOBA TABLET PC Sarung Sennheiser Headphone Bluetooth I.TECH Bluetooth Memory Card Baterai Keyboard Screen Protector Stylus Cable & Charger Card Reader Casing Crystal Case Infrared Nomor Perdana
Sejak 19 Januari 2006
Terdapat 525 berita dan 1,782 komentar, dalam 17 kategori.
Dilihat: 259174 kali
Pengunjung: 35672 orang
Dilihat Hari ini: 0 kali
Dilihat Anda: 64 kali
Dilihat Anda hari ini: 0 kali

Wanita Tak Beridentitas, Tewas
KENDAL- Sesosok mayat perempuan tanpa identitas, Jumat (21/12) sekitar pukul 05.00 ditemukan tergeletak di tepi perlintasan rel kereta api (KA) Dukuh Pedalangan, Desa Banyuurip, Kecamatan Ngampel, Kendal. Perempuan nahas yang di perkirakan gelandangan itu, diduga tewas akibat terjatuh saat menumpang kereta api.
Ciri-ciri korban antara lain, berusia sekitar 55 tahun, tinggi 140 cm, rambut ikal sebahu, kulit sawo matang, kuku jari tangan panjang serta mengenakan baju rangkap tiga, celana panjang rangkap dua. Korban menderita luka pada kepala bagian belakang, dan tangan kanan patah.
Korban ditemukan dalam kondisi tewas oleh penggembala kerbau, Usup (45) warga Dukuh Pedalangan yang kebetulan melintas di tempat kejadian. Temuan itu kemudian dilaporkan ke perangkat desa, dan diteruskan Polsek Pegandon. Jenazah selanjutnya dibawa dan divisum ke RSUD Dr Soewondo Kendal. (G15-16)
400 Guru Ikuti Seminar
KENDAL - Sekitar 400 guru di wilayah eks Kawedanan Selokaton, Kendal, baru-baru ini mengikuti seminar penelitian tindakan kelas di aula cabang Dinas P dan K Sukorejo.
Kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme itu menghadirkan pembicara Drs Slamet Trihartanto MHum.
Setelah mengikuti seminar, para guru diharapkan dapat menghasilkan karya tulis yang bermutu. “Nantinya, karya tulis sebagai memenuhi salah-satu persyaratan kenaikan tingkat jabatan,” ungkap Indah, guru SDN Curugsewu, Patean yang juga peserta seminar. (G15-16)
Sumber : Suara Merdeka
Anda bisa menulis komentar